Wednesday, March 19, 2014

Bubble and the Coffee Theory!

Balon adalah sebuah mainan anak-anak yang terbuat dari bahan karet, dan bisa mengembang jika di isi angin. Balon juga berwarna, ada merah, kuning, kelabu, hijau, biru, dan lain-lain. Balon bisa bikin ketawa, girang, seneng, ngelompat-lompat kayak anak kecil. Beranjak dewasa, kita mengenal tentang kopi. Kopi adalah minuman khusus orang dewasa, kopi itu juga ada yang pahit, ada yang manis, ada yang terbuat berdasarkan robusta, ada yang kopi yang instant.

Ketika kita bermain balon, kita terlihat seperti anak kecil. Ketika kita meminum kopi. kita terlihat seperti orang dewasa. Kalo kedua di gabung jadi satu racikan yang pas pasti jadi kopi rasa balon! Maksudnya adalah bubble coffee yaitu kopi yang di campur dengan sari buah coklat yang membentuk seperti bola-bola yang di masukin kedalam kopi.

Tapi tau ngga sih lo, ketika balon/bubble itu pecah? Masih bakal ada ngga kecerian di mata kita? Masih ada ngga senyum tawa yang terpancar jelas di mata kita? Kita pasti akan sangat menyesal kalo balon yang berusaha kita jaga dengan baik, itu tiba-tiba pecah?

Emang sih ngga seperti keliatannya tapi ada satu penyesalan bahwa, balon yang sekarang pengen gue jaga itu tiba-tiba pecah. Seakan-akan tuh gue pengen nyari mesin waktu, kembali ke waktu di mana gue mendapatkan balon itu, menjaganya ulang dengan rasa kasih sayang dan ngga akan gue share kesiapapun. Tapi ada satu hal yang menjadi pertanyaan gue. Seandainya gue ngga bisa balik ke masa lalu, apakah gue bisa ngebenerin lagi sisa-sisa  balon yang udah pecah itu? Gue ngga bisa jawab, jujur bener-bener ngga bisa jawab.

Kopi! Hidup gue kayak kopi! Ada pahit, ada manis, ada-ada aja! Ada yang enak ketika gue bersama creamer, ada yang pait karena kopinya kental dan hitam. Kopi identik dengan kegagahan seseorang, namun kopi juga bisa jadi bahan yang  melow. Cinta itu juga kayak kopi men! Di nikmatin pas panas, dan lebih enak kalo lo cuma sekali tengguk. Tapi kadang di dalam tenggukan lo itu ada bagian yang pait. Biasanya juga kopi itu lebih enak pas panas, dan kalau udah dingin pasti udah bosen dan males kalau buat di minum

Ada kalanya kita harus tau kapan dan bagaimana Balon sama Kopi itu harus pergi dari kita! Ada kalanya kita ngga bisa menerka bagaimana dan seperti apa bentuk kepergian ke dua benda. Kalau udah pergi pasti penyesalan, dan rasa salah terbesar itu pasti bakal ada. Dan lo pasti pengen mendapatkan balon dan kopi yang sama.

Di saat seperti ini gue ngerasa gue ngga bakal dapat Bubble dan Coffee yang sama. Sama besarnya, sama rasanya. Semua yang di otak gue itu cuma kegagalan, kebodohan, ketololan yang gue buat sehingga Bubble sama Coffee gue pergi ninggalin gue.

Gue cuma bisa berharap ada kesempatan untuk ngerasain dan memiliki hal yang sama! Dan pada saat itu gue akan ngejagain 2 barang terpenting itu dengan baik dan benar. Ngga ada yang lain di dunia kayak dia. (': Let's Cheers To This (: